Kamis, 25 November 2010

rumah idaman....

baru aja merancang sebuah rumah buat masa depan bareng pacar tercinta. ternyata kami punya beberapa sebuah kesamaan buat rumah yang akan kami tempati. bukannya kami gak pengin buat beli rumah yang udah kompleks. tapi membuat rumah sesuai keinginan lebih "mengena" buat kami.
rumah yang ingin kami miliki itu sebenernya ga muluk2. sebuah rumah yang nyaman, lengkap untuk membangun pribadi kami juga anak2 kami. sebuah rumah yang memiliki taman buat bermain anak2 kami. rumah yang memiliki 3+1 kamar tidur. 3 buat keluarga kami, dan 1 kamar tamu. kamar anak disesuaiin dengan identitas anak itu sendiri. sedangkan kamar kami 2 warna. aku ingin menambahkan "permainan lampu" biar ga monoton.
kami menginginkan sebuah rumah yang memiliki ruang keluarga. ruang keluarga yang multifungsi. sebuah sofa besar, dilengkapi dengan home theatre, jadi seluruh anggota keluarga bisa menikmati kebersamaan. ruang keluarga yang bisa kami gunakan untuk bercengkrama. tertawa dan bercanda. karena jujur aja, kami tak ingin ketika kami dirumah, kami hanya terpaku di kamar tidur. dalam arti semua aktivitas ada di ruang tidur.
rumah kami juga ingin kami lengkapi dengan mushola dan ruang kerja didalam rumah. kenapa ruang kerja? biar ketika ada pekerjaan yang harus dibawa pulang, kami kerjakan diruangan itu, bukan dikamar. mushola, jelas apa fungsinya. tapi aku ingin tempat wudlu ada didalam rumah, gak harus pergi ke WC karena WC adalah tempat setan tinggal. atau keluar rumah yang mengharuskan kami keluar. didekat mushola itu diberikan sebuah kolam ikan kecil. jadi ketika berwudlu, air mengalir ke kolam ikan tersebut. si pacar juga ingin ada suara gemericik air dirumah. jadi aku berpikir buat mebuat sebuah kolam ikan lengkap dengan air terjun buatan di taman.
yah, itulah rumah idaman kami. semoga Allah mengizinkan kami memilikinya. kami akan mencoba buat mewujudkan rumah tersebut. :)

Jumat, 12 November 2010

salah...

ini masih tentangku... masih tentangnya, Riska Alfin Pramita... masih tentang kami... kenapa? karena aku susah menggambarkan hal lain selain hubungan kami. hubunganku dan dia.
saat ini kami sedang hebat-hebatnya berseteru. jujur! aku bahkan dia tak pernah mau untuk hal seperti ini. tapi apa mau dikata. jadi, kuputuskan saja untuk menulis apa yang aku rasa disini.
terimakasih buat arnaz ma mas hanif yang mau "menghajarku" dengan kata-kata mereka. masukan dan saran yang membunuh ego tinggiku... aku sadar, aku tak mampu hidup tanpanya... tanpa hadirnya, tanpa canda cerianya, tanpa cinta, sayang, dan perhatiannya...
aku hanya manusia biasa yang hanya punya setengah hati. sedangkan setengah hati sisanya, dia yang membawa. aku pun hanya manusia biasa, yang sering dan slalu membuat salah, yang slalu hidup dalam bayang-bayang kekurangan. yah aku sadar, aku memang kurang segalanya, dan dialah pelengkapku. Tuhan telah menciptakan sosok sempurna yang dampingi aku.
maaf, mungkin hanya itu yang mampu aku ucapkan. aku khilaf. aku masih mengikuti naluriku sendiri tanpa aku berpikir tentangnya. aku terlalu mencintainya, hingga aku tak pernah ingin kehilangannya. tapi mungkin sulit mendapatkan maaf darinya. terlalu sering aku menyakitinya. terlalu sering aku mempermalukannya. dan aku tau, dia akan amat sangat susah sekali pake banget untuk menerima maafku.
aku menulis ini dengan keadaan yang mengenaskan. menangis diantara teman-teman yang sedang tertawa karena kegembiraan mereka. aku menangis memohon maaf, memohon ampun karena aku salah. aku terlalu mengikuti logika tanpa pernah merasa...
aku akan perbaiki semua. masukan teman-teman membuatku sadar bahwa dia adalah seorang perempuan yang amat berbeda dari laki-laki. takkan ada lagi hal yang tidak mengerti perasaannya.
sungguh! aku sayang dia, Tuhan. aku sangat mencintai dia. bahkan aku tak mungkin sanggup kehilangan dia. aku hanya merasa... merasa jauh darinya hingga aku menuntutnya untuk ada buatku. kini takkan ada lagi mengikuti egoku. aku akan bahagiakannya, walau aku sadar caraku membahagiakannya tak mungkin menggantikan luka yang sudah aku berikan padanya.
maaf, hanya itu yang terucap... aku sayang dia... sangat mencintainya... T.T

Selasa, 12 Oktober 2010

Humor Listrik

Satu pasangan suami istri yang sudah beberapa tahun belum dikaruniai anak, sangat bersuka cita setelah mengetahui sang istri tengah hamil muda. Namun sebelum mendapat kepastian dari dokter, mereka sepakat untuk merahasiakan kehamilan tersebut.
Istri: “pa, nggak usah diomongin dulu ya… takut gagal, ‘kan ngaak enak klo udah diomong-omongin”
Suami: “oke deh ma, janji nggak bakalan diomongin sebelum ada konfirmasi dokter”
Lagi asyik mereka ngobrol, tiba-tiba dating karyawan perusahaan listrik sebut saja dari PLN ke rumah mereka untuk menyerahkan tagihan dan denda atas tunggakan rekening listrik mereka bulan yang lalu.
Petugas PLN: “nyonya terlambat satu bulan.”
Istri: “bapak tau darimana?? Papa… tolong nih bicara sama orang PLN ini!
Suami: “eh sembarangan… bagaimana kamu bias tau masalah ini?”
Petugas PLN: “semua tercatat di kantor kami, pak.”
Suami: (tambah sengit) “oke, besok saja saya ke kantor kamu untuk menyelesaikan masalah ini!”
Esoknya di kantor PLN…
Suami: “bagaimana PLN tau rahasia keluarga saya?”
Karyawan PLN: “ya iya jelas tau dong ah, lha wong ada catatannya pada kami!”
Suami: “jadi saya mesti gimana biar berita ini dirahasiakan, pak?”
Karyawan PLN: “ya mesti bayar dong, pak” (mikir, ni orang tolol amat sih)
Suami: (mikir, sialan! Gue diperes) “kalo saya gak mau bayar, gimana?”
Karyawan PLN: “ya punya bapak terpaksa kami putus…”
Suami: “mati aku…! Lha kalo diputus, nanti istri saya gimana?
Karyawan PLN: “kan masih bisa pake lilin!”
Suami: *kriik…kriik…kriik….*

SMILE

Pernah gak kita ngelakuin suatu hal yang bisa bikin orang lain tersenyum lebar, tersenyum puas? Pasti dalam hidup atau pekerjaan kita, pernah ngalamin, ‘kan? Bisa karena bantuan yang kita kasih buat orang lain, saran atau solusi yang bisa bikin permasalahan teratasi, sikap kita yang memegang teguh janji atau sekedar senyum tulus dari lubuk hati terdalam (lebay dikit gak apa2 ya? :D) saat kita berinteraksi dengan orang lain. Saatnya membaca, guys. Agak panjang mungkin, tapi moga aja punya manfaat lebih buat kita juga buat semua yang membaca postingan blog (http://bintang-pahlawan.blogpot.com/).

Selasa, 05 Oktober 2010

inggris

today is English Day, Wednesday... n I have to speak in English, because today is English Day... *kriik...kriik..kriik*
ngomong bahasa Inggris, saya masih inget kejadian Sabtu lalu pas saya beli motor... (motor baru ni tapi lama... :D ) kejadian apa itu?
pada suatu hari...(belagak dongeng), saya membeli sebuah motor... (y iyalah). sambil nunggu, buka-buka hp, ada ibu-ibu dateng nyamperin. duduk dsebelah saya. ga lama dia tanya...
Dia : nunggu dek?
saya : iya...
dia : adeknya kuliah?
saya : gak, saya lagi nunggu motor...
dia : maksud saya, adek kuliah? atau udah kerja?
saya : hooo... kuliah...
dia : kuliah dimana?
saya : fkip bahasa Inggris..
dia : pinter bahasa inggris donk?
saya : (bengong) gak..
dia : terus pinter ngomong bahasa Inggris pas ngapain?
saya : marah-marah.
dan dia pun diam saja...

gak lama dia pergi. terus saya mikir dan.... hahahahahahahahahahahahahahahaha....
kenapa bodoh sekali? yah, biarlah...
:D

Senin, 04 Oktober 2010

Jay Chou – Shuo Le Zai Jian (Said Goodbye)

ini lagu paling barunya Jay Chou. Said Goodbye. sekilas pas saya denger lagunya, nothing's special. tapi pas liat video klipnya, sumpah! kereeeen bgt! saya nangis dibuatnya.
video klip itu modelnya Jet Li yang jadi bapak dari seorang anak yang (bisa dibilang) agak cacat mental. betapa sabarnya sosok bapak tersebut.
saya yang melihat sekilas cuma diam, trenyuh. betapa kuat dan tegarnya seorang bapak yang memiliki anak agak terbelakang. dan saya pun menangis. menangis sejadi-jadinya.
this is the translate of that song (because of Mandarin is the language of that song).

Rabu, 29 September 2010

Wednesday, September 29, 2010

From where can I start my written? Mm.. Let me see.. *buka-buka isi otak* baeklah, kita mulai… 3…2…1… action!
Dulu seingatku, ada sebuah pembicaraan antara saya dengan seorang sahabat (bisa dibilang juga anak tetangga). He said to me this, “bwt gue, sahabat itu ga ada. Sahabat itu cuma ada ketika zaman Yosua (Jesus) yang kala itu mengajarkan banyak kebijaksanaan (sebelum akhirnya “disitir” Paulus dan jadi “Perjanjian Baru”) dan zaman Rasulullah Muhammad SAW.”
Pas itu saya cuma bisa nyanyi, ”angguk-angguk, geleng-geleng, iye-iye, saye-saye…” bukannya saya tak setuju dengan pernyataan itu. Tapi ada hal lain yang membuat saya berpikir kalau pernyataan itu sedikit melenceng dengan apa yang sahabat saya ini sampaikan. Apa itu?
Ini baru beberapa jam lalu terjadi, kala seorang teman saya sekampus, sebut saja Mel, tepat tadi pagi setelah saya mendapatkan mata kuliah “DRAMA”. Setelah kelas selesai, Mel menghampiri seorang temannya, sebut aja Ati, dan menangis tersedak-sedak (uhuuk…uhuuk..). Mel said this to Ati, “kenapa sekarang aku ngerasa sendiri ya? Kenapa ga ada lagi sosok-sosok yang selalu menguatkan aku ketika aku butuh?” Ati diam saja ketika itu. Dia cuma bisa mengelus-elus kepala Mel kala itu. Ati bingung harus menanggapi bagaimana.
Tak lama teman satu gank Mel dan Ati, sebut aja Ang, bilang seperti ini, “udahlah ,Mel… walau kita ga punya siapa-siapa, kita masih punya Allah.” Sontak Mel bicara lantang, “biar gimana pun gue juga cuma manusia biasa. Gue ga cuma punya Allah, tapi juga gue butuh sosok-sosok sahabat yang bisa nguatin gue! Yang bisa nemenin gue pas gue butuh!” dan Ang pun diam mendengar ucapan lantang seorang Mel yang sedikit “menusuk” hatinya.
Saya yang sedikit mendengar perkataan itu, sontak trenyuh. Dan saya bisa sedikit menarik sebuah kesimpulan kecil,
“Tuhan menciptakan kita dengan berpasang-pasangan dan berkelompok. Bukan untuk saling memusuhi bahkan saling membunuh, tapi untuk saling melengkapi dan menopang. Saling membantu dan berbagi. Memang tak akan pernah ada sahabat sekuat sahabat-sahabat Jesus atau sahabat-sahabat Rasulullah Muhammad SAW. Tapi percayalah, teman terdekat kita tahu seperti apa kita. Dia bisa menopang kita kala kita hampir terjatuh, atau kala kita oleng. Dia bisa temani kita menghadapi hari-hari sulit dan menghadapi kerasnya dunia. Dan satu hal terpenting, dia bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda.”

Senin, 26 Juli 2010

things that women hate from men....


                Ada gunanya juga gw buka2 isi lemari. Nemuin beberapa majalah lama tentang laki2. Buka2 dikit satu majalah, nemuin lagi 1 artikel dari majalah Men’s Guide yang menurut gw patut bwt dibaca cowok2  n pria2 (atau yang gak ngerasa cewek n wanita). Apa itu? Things That Women Hate From Men. Gw bakal nulis ulang (tentunya dgn beberapa editan) bwt kalian para lelaki, bwahahahaha….
                Ini dia beberapa hal yang para wanita gak suka n (bisa jadi) bikin rasa sayang n penasaran pasangan Anda berkurang. Apa aja ntu? Check this out!

Selasa, 22 Juni 2010

aku dan dia....

merangkai tiap kata dari hubungan cintaku dan Riska Alfin Pramita adalah sulit bin sukar alias difficult (LHOO!?). tapi buatQ, merangkai tiap kata menjadi frasa untuk menggambarkan hubungan kami adalah sebuah gambaran kalau aku emang ingin, hehehe....