Senin, 04 Oktober 2010

Jay Chou – Shuo Le Zai Jian (Said Goodbye)

ini lagu paling barunya Jay Chou. Said Goodbye. sekilas pas saya denger lagunya, nothing's special. tapi pas liat video klipnya, sumpah! kereeeen bgt! saya nangis dibuatnya.
video klip itu modelnya Jet Li yang jadi bapak dari seorang anak yang (bisa dibilang) agak cacat mental. betapa sabarnya sosok bapak tersebut.
saya yang melihat sekilas cuma diam, trenyuh. betapa kuat dan tegarnya seorang bapak yang memiliki anak agak terbelakang. dan saya pun menangis. menangis sejadi-jadinya.
this is the translate of that song (because of Mandarin is the language of that song).

Rabu, 29 September 2010

Wednesday, September 29, 2010

From where can I start my written? Mm.. Let me see.. *buka-buka isi otak* baeklah, kita mulai… 3…2…1… action!
Dulu seingatku, ada sebuah pembicaraan antara saya dengan seorang sahabat (bisa dibilang juga anak tetangga). He said to me this, “bwt gue, sahabat itu ga ada. Sahabat itu cuma ada ketika zaman Yosua (Jesus) yang kala itu mengajarkan banyak kebijaksanaan (sebelum akhirnya “disitir” Paulus dan jadi “Perjanjian Baru”) dan zaman Rasulullah Muhammad SAW.”
Pas itu saya cuma bisa nyanyi, ”angguk-angguk, geleng-geleng, iye-iye, saye-saye…” bukannya saya tak setuju dengan pernyataan itu. Tapi ada hal lain yang membuat saya berpikir kalau pernyataan itu sedikit melenceng dengan apa yang sahabat saya ini sampaikan. Apa itu?
Ini baru beberapa jam lalu terjadi, kala seorang teman saya sekampus, sebut saja Mel, tepat tadi pagi setelah saya mendapatkan mata kuliah “DRAMA”. Setelah kelas selesai, Mel menghampiri seorang temannya, sebut aja Ati, dan menangis tersedak-sedak (uhuuk…uhuuk..). Mel said this to Ati, “kenapa sekarang aku ngerasa sendiri ya? Kenapa ga ada lagi sosok-sosok yang selalu menguatkan aku ketika aku butuh?” Ati diam saja ketika itu. Dia cuma bisa mengelus-elus kepala Mel kala itu. Ati bingung harus menanggapi bagaimana.
Tak lama teman satu gank Mel dan Ati, sebut aja Ang, bilang seperti ini, “udahlah ,Mel… walau kita ga punya siapa-siapa, kita masih punya Allah.” Sontak Mel bicara lantang, “biar gimana pun gue juga cuma manusia biasa. Gue ga cuma punya Allah, tapi juga gue butuh sosok-sosok sahabat yang bisa nguatin gue! Yang bisa nemenin gue pas gue butuh!” dan Ang pun diam mendengar ucapan lantang seorang Mel yang sedikit “menusuk” hatinya.
Saya yang sedikit mendengar perkataan itu, sontak trenyuh. Dan saya bisa sedikit menarik sebuah kesimpulan kecil,
“Tuhan menciptakan kita dengan berpasang-pasangan dan berkelompok. Bukan untuk saling memusuhi bahkan saling membunuh, tapi untuk saling melengkapi dan menopang. Saling membantu dan berbagi. Memang tak akan pernah ada sahabat sekuat sahabat-sahabat Jesus atau sahabat-sahabat Rasulullah Muhammad SAW. Tapi percayalah, teman terdekat kita tahu seperti apa kita. Dia bisa menopang kita kala kita hampir terjatuh, atau kala kita oleng. Dia bisa temani kita menghadapi hari-hari sulit dan menghadapi kerasnya dunia. Dan satu hal terpenting, dia bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda.”

Senin, 26 Juli 2010

things that women hate from men....


                Ada gunanya juga gw buka2 isi lemari. Nemuin beberapa majalah lama tentang laki2. Buka2 dikit satu majalah, nemuin lagi 1 artikel dari majalah Men’s Guide yang menurut gw patut bwt dibaca cowok2  n pria2 (atau yang gak ngerasa cewek n wanita). Apa itu? Things That Women Hate From Men. Gw bakal nulis ulang (tentunya dgn beberapa editan) bwt kalian para lelaki, bwahahahaha….
                Ini dia beberapa hal yang para wanita gak suka n (bisa jadi) bikin rasa sayang n penasaran pasangan Anda berkurang. Apa aja ntu? Check this out!

Selasa, 22 Juni 2010

aku dan dia....

merangkai tiap kata dari hubungan cintaku dan Riska Alfin Pramita adalah sulit bin sukar alias difficult (LHOO!?). tapi buatQ, merangkai tiap kata menjadi frasa untuk menggambarkan hubungan kami adalah sebuah gambaran kalau aku emang ingin, hehehe....

Jumat, 18 Juni 2010

AKATSUKI, versi gw.... hehehe

English Department FKIP UNS emang gak pernah berhenti menelurkan (HAYAAAAH!!!) para lekong (jiaaaaahh!!). Termasuk angkatan gw, 2008. Banyak sih anak-anak cowok pas di angkatan gw, cuma gw hanya (kalo gak ngerti, ngomong only atau just gitchyu) anak-anak kelas A. inget, kelas A ED ‘08 FKIP UNS.
Anak-anak couwook kelas A cuma 7 orang. Ada 8 sih, tapi 1 pemain asing ‘n jarang banget kumpul bareng kami. Kami ber-7 menyebut diri kami AKATSUKI. Ko? Ya karena kami cuma 7 orang ‘n jumlah anggota akatsuki hanya 7. Mari kita telanjangi satu per satu anggota AKATSUKI versi kami… hahahaha....

just koala n motor, hehehehe

I forget something... apa itu? lupa... lho!!?? gimana tho mas? udah… kembali ke blog sadja, ketimbang ngurusin hal-hal gak cetha macam “film senang” artis atau drama sandiwara para anggota dewan yang gak tau apa yang diributin... Hehehehe…
Gw pengin cerita tentang motor. Lhooo? Kok motor? Ya kan, kalo udah pegang motor, gw ni tipe-tipe ga jelas... ya iyalah... koala ko naek motor... koala biasanya naek pohon, makan eukaliptus, atau paling kagak naek kuda (sambil kuda-kudaan terus terlentang pasrah, bobo’ alias tidur a.k.a. sleeping)... LHO!!!??? ini apa maksudnya? Apa maksudnya ini? Itu ah pokoknya, bingung amat…
yah, begitulah. kalo udah barengan motor tercinta, apapun bakal dilakuin (Hiyaaaah...alay loe,conk)... ibaratnya, tanpa motor, dunia gak akan kenapa-kenapa (iya donk… emang mau dunia kiamat gara-gara motor?). biasanya, motor jadi sarana paling asyik buat ngapa-ngapain. Contohnya? jalan-jalan (hmm..), ngetril (apa itu?), dan ngupil (HUEEEEEEKK!). pokoknya kalo motor udah dikangkangin (huss), mau ngapain aja bisa...
satu hal yang ga akan pernah bisa lepas ketika naek motor. kadang, ketika mood ancur, motor gw jadiin tempat pelampiasan. apa dulu nee? Gw ga pernah ngindarin kaki orang. LHO?! Ko bisa? Main injek kaki orang, kawan. Salah sendiri kaki ditaruh dijalan. Harusnya kaki ditaruh diatas sandal, hehehe.. yah, maklumlah yang pake motor kan koala. Belajar naek motornya otodidak. Jadi, ga bisa ngebedain mana jalan, mana kaki…. :D

Jumat, 11 Juni 2010

ngu

jujur, dari tadi gw bingung. ngeliatin orang-orang dishelter belakang kampus, bingung. ngeliatin si pacar ma temen-temennya ngerjain tugas, bengong. ngeliatin gw lagi ngupil, konyol sendiri... (ya iyalah! dasar bodoh!).
Emang ko, kalo ngeliatin gw ngupil pke jari gw sendiri (ga mungkin pake jari orang), kesannya emang tolol banget. kayanya ga da sopan santunnya blas. tapi ya itu tadi, tetep aja ngupil, hahaha...
dapet ilham buat ngupil darimana ya? dari orang disekitar. kok? ya kan gw belajar dari orang, ga dari gw sendiri. gw kan ga bisa ngupil (aaah, dasar alay)... terus dari orang-orang itu, bisa deh gw ngupil...
si pacar pernah negor, ngupil terus. tapi ki tangan g berhenti. tetep aja... ah ya udahlah... agak jorok, tapi tetep...ngupil is the best...halaaaah!!!!

Senin, 05 April 2010

Hilang by Susan Neva and Udjo (with poem by anonim)

Tersenyumlah saat kau mengingatku, karena saat itu aku sangat merindukanku... Dan menangislah saat kau merindukanku, karena saat itu aku tak berada disampingmu... Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu karena saat itu aku akan terasa ada didekatmu, karena aku telah ada dihatimu untuk selamanya...

tak ada yang tersisa lagi untukku selain kenangan-kenangan yang indah bersamamu... Mata indah yang dengannya biasa aku meihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu adalah milikku, kini semuanya terasa jauh meninggalkanku...

Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu... Hati, cinta, dan rinduku adalah milikmu....

Cintamu takkan pernah membebaskanku… Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayapku telah patah karenamu?? Cintamu akan tetap tinggal bersamaku, hingga akhir hayatku dan setelah kematian... Hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi...

Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku, namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya....

Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu, karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku... Kau takkan pernah terganti, bagai pecahan logam, mengekalkan kesunyian, kesendirian, dan kesedihanku....
kini aku telah kehilanganmu...

-anonim-


Hilang semua janji
Semua mimpi-mimpi indah
Hancur hati ini
Melihat semua ini

Lenyap telah lenyap
Kebahagian di hati
Ku hanya bisa
Menangisi semua ini
Hancur hati ini
Melihat kau telah pergi

Langit menjadi
Gelap berkelabu
Menyelimuti hatiku
Mengubah seluruh hidupku
Mengapa semua jadi begini
Perpisahan yang terjadi
Diantara kita berdua

Ku akan menanti
Sebuah keajaiban
Yang membuat kita
Bisa bersama kembali

(“Hilang” has been sung by Susan Neva and Udjo)

Minggu, 04 April 2010

whatta....

what a goddamn day today.....hari yang benar2 paling menyebalkan diantara hari2 yang pernah aq lewati sebelumnya... banyak hal yang tak terduga, Qhampiri dan Qhadapi...
pagi2 buta, kehilangan charger handphone. padahal baterai handphoneQ adalah baterai handphone paling boros yang pernah ada (bukan boros denk, tp emang ngdropan)...yang bikin g habis pikir, jam setengah dua pagi aq ngcharge hp. jam setengah lima pas mau shalat subuh + nyopot charger hp, charger udah g ditempatnya... kemana? aq tak tahu...dan yang ada dipikiranQ, charger "dipinjam"....
belum habis pikir tentang itu, jam udah nunjuk 6.48.... i have to go to campus.... siaaaall!!! telaaaatt!!!! motor Qpacu, tapi g lama ban bocor + bensin habis.....B*NGS*T!!!! huh.... Qtambal ban dan Qisi bensin (eceran)...
masuk kelas, keadaan telat. isi absen, mood mulai tak jelas.... Pak S. nunjuk buat ngomong, akhirnya ngomong seenak udel. kelar ngomong, ortu sms n isinya bner2 g ngenakin...
moodQ hancur telaaakk...
dan akhirnya maaf, buat Riska Alfin Pramita yang aq jadiin korban.... maafkan... maafkan... maafkan.... bukan maksud....
maafkan aku, untuk semua salah yang telah Qlakukan....

Selasa, 23 Maret 2010

dedicated to him (my love...)

Aku merindukannya,Tuhan... Entah kenapa aku terbayang wajah yang hampir 9 tahun tak kutemui. kesibukanku selama ini ternyata mampu mengakumulasi kerinduanku itu. aktivitasku seakan tak mampu membendung keinginanku untuk menemuinya.

11 tahun, umurku kala aku kehilangannya... 5 tahun, usianya kala ia pergi meninggalkanku... 9 tahun, lama kami tak bertemu, karena Kau memanggilnya,Tuhan. terasa cepat hingga aku baru menyadarinya ketika kini umurku telah menginjak angka 20.
aku ingat kala kami sekeluarga kehilangannya. sempat aku dan ibu berpikir Tuhan amat sangat tak adil pada keluarga kami. Dia mengambil sosok yang slalu kami sayangi... sosok yang slalu kami jaga... sosok yang mampu cairkan suasana kala tegang... sosok yang slalu mampu membuat kami tertawa dengan segala keceriaan dan tingkah lakunya (walau terkadang aku jengkel gara2 tak pernah diizinkan keluar rumah untuk bermain, hehehe)... Tuhan amat tak adil, mengambil sosok yang benar-benar kami butuhkan kala itu....
---

aku menangis, membuatku terus terjaga, membuatku tak mampu pejamkan mata sekedar mengistirahatkan badan setelah capek seharian diluar rumah. aku benar-benar sangat merindukannya.kukirimkan doa untuknya tak lama setelah aku melakukan witir, masih tak mampu mengurangi kerinduanku padanya. bukannya berkurang, yang ada malah kerinduanku makin memuncak. membuatku makin merasa kehilangan. membuatku tak cuma terisak, tapi lebih dari sekedar tangisan. aku sangat merindukannya.

sepertinya benar, semua telah terakumulasi menjadi satu kerinduan yang ingin segera kulepaskan. tapi bagaimana? ia tak ada dihadapanku. foto yang aku miliki, tak mampu hilangkan kerinduanku. tak mungkin aku memeluk sebuah foto, karena tak akan pernah ada yang berubah.

Tuhan, aku merindukannya. apa yang ia kerjakan disana? pasti saat ini ia berada bersama orang-orang yang sholeh karena ia belum memiliki dosa. Tuhan, sampaikan salamku padanya. katakan aku sangat merindukannya. aku terus menangis saat aku terbayang wajah cerianya.


SATRIA PAMUNGKAS,adikQ... Mas Bintang kangen kamu,sayang... Mas Bintang sayang kamu,adikQ... biar bagaimanapun, kamu tetap hidup dalam hatiku. maafkan semua kekurangan aku kala aku menjadi bagian hidupmu.... kamu tetap doronganku untuk tetap eksis di dunia menulis. aku sayang kamu, adikQ...